counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Gempa NTT: Petugas Medis Berkejaran Waktu Selamatkan Pasien

16 Agustus 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Gempa NTT: Petugas Medis Berkejaran Waktu Selamatkan Pasien

Gempa berkekuatan M7,7 yang melanda kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu menyebabkan layanan kesehatan publik terhambat. Salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Manggarai rusak parah dan pasien terpaksa dirawat di tenda darurat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena petugas medis harus berkejaran waktu untuk menyelamatkan pasien.

Menurut Rista Mari, pegawai kehumasan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, kondisi rumah sakit rusak parah akibat gempa. Atap dan tembok bangunan roboh sehingga banyak ruangan kehilangan fungsinya, seperti ruang operasi, farmasi, dan laboratorium. Hal ini memaksa pihak rumah sakit untuk mendirikan tenda darurat bagi para pasien dan mempersiapkan ruangan darurat sebagai jalan pintas sementara.

Perlu diingat bahwa gempa yang terjadi di NTT ini bukanlah yang pertama kali terjadi di daerah tersebut. NTT merupakan daerah yang rawan gempa karena terletak di atas tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Australia, dan Lempeng Filipina. Kondisi geologi ini membuat NTT memiliki potensi gempa yang tinggi. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat setempat untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana alam tersebut.

Pada minggu siang, masih ada 32 pasien yang dirawat di tenda darurat, termasuk korban gempa yang berjumlah 4 orang. Semua pasien korban gempa memerlukan tindakan medis sesegera mungkin. Satu pasien mengalami patah tulang, dan beberapa pasien lainnya sudah tidak nyaman dan meminta untuk pulang. Situasi ini sangat susah dan memerlukan perhatian serta bantuan dari pihak berwenang dan masyarakat.

Menurut data Kementerian Kesehatan, dari 21 rumah sakit di kabupaten-kabupaten yang terdampak gempa, sebanyak enam RS rusak ringan dan tiga RS rusak berat. Dari tiga RS yang mengalami rusak berat, satu berada di Kabupaten Manggarai (RS Ruteng) dan dua lainnya berada di Kabupaten Nagekeo (RS Pratama Raja dan RS Aeramo). Adapun dari 190 puskesmas, sebanyak 37 puskesmas rusak sedang dan 20 puskesmas rusak berat.

Puskesmas-puskesmas yang rusak tersebut tersebar di Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak gempa tidak hanya terbatas pada rumah sakit, tetapi juga mempengaruhi fasilitas kesehatan lainnya, seperti puskesmas. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pemulihan dan rehabilitasi yang menyeluruh untuk mengembalikan layanan kesehatan di daerah tersebut.

Gempa di NTT juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghasilan akibat gempa. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya bantuan dan rekonstruksi yang efektif untuk membantu masyarakat yang terkena dampak gempa. Pemerintah dan lembaga internasional harus bekerja sama untuk menyediakan bantuan yang memadai dan efektif dalam mengatasi dampak gempa di NTT.

Di tengah situasi yang sulit ini, penting bagi kita untuk tidak lupawill pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap korban gempa di NTT. Kita dapat membantu dengan menyumbangkan dana, barang, atau tenaga untuk membantu upaya bantuan dan rekonstruksi di daerah tersebut. Dengan demikian, kita dapat membantu masyarakat yang terkena dampak gempa untuk kembali bangkit dan memulai hidup yang baru.

Terakhir, perlu diingat bahwa gempa di NTT merupakan peringatan penting bagi kita semua tentang pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana alam. Kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko dan dampak bencana alam, serta menyelamatkan lebih banyak nyawa dan harta benda.

Ringkasan

Petugas medis di NTT berkejaran waktu untuk menyelamatkan pasien di tengah kondisi rumah sakit yang rusak parah akibat gempa.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru