
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

HYBE telah menghadapi kritik yang keras online karena rilis terbaru dari girl group baru mereka, TUIDE.
"GRLS" adalah lagu yang dipilih sebagai lagu utama dari mini album TUIDE yang akan rilis pada tanggal 24 Agu 2026.
Produser Richard Luna, yang pernah bekerja sama dengan BABYMONSTER, mengunggah status di Instagram yang mengungkapkan kemiripan antara lagu "GRLS" dari TUIDE dengan demo yang dia buat pada bulan April.
Demo yang dibuat oleh produser ini kemudian menjadi perhatian banyak netizen yang menganggap HYBE telah mengambil ide dari produser lainnya."



TUIDE sebelumnya telah mengumumkan akan debut di tengah tahun 2026, namun sampai saat ini belum ada info yang pasti mengenai tanggal debut mereka.
Perbedaan pendapat antara netizen pun terlihat jelas, ada yang mendukung TUIDE dan ada pula yang mengkritik HYBE karena diduga telah mengambil ide dari produser lain.
Dengan adanya perbedaan pendapat ini, kita pun perlu untuk memikirkan kemiripan antara lagu "GRLS" dan demo yang dibuat oleh produser ini, apakah itu bukanlah sengaja atau bukan.
Kita perlu memikirkan apa yang sebenanya dimaksudkan oleh produser HYBE ketika mengumumkan akan debut tahun ini.
Setelah menelusuri informasi, ternyata TUIDE memang telah melakukan persiapan debut mereka sejak tahun 2025, sehingga memungkinkan mereka untuk menghasilkan lagu yang sama sebelum lagu dari produser lainnya dibuat.
Tidak hanya itu, TUIDE pun telah mengumumkan akan melakukan debut pada bulan Juli, namun sampai saat ini belum ada info mengenai tanggal debutnya," kata seorang netizen.
Dari sini kita dapat melihat bahwa HYBE telah gagal dalam menjaga citra mereka sebagai produser yang terbaik, karena mereka dipermalukan dalam kasus plagiat ini.
Seharusnya HYBE telah berhati-hati dalam memilih lagu yang akan dirilis, namun sayangnya mereka telah gagal untuk melakukannya.
HYBE seharusnya tidak terlalu malu untuk mengakui kegagalan mereka, dan tidak harus terus-menerus memaksakan diri untuk terus-menerus mengeluarkan lagu-lagu yang sama.
Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kasus plagiat ini adalah contoh yang baik bahwa kreativitas dan ide adalah sesuatu yang penting dan harus dijaga agar tidak kehilangan integritasnya.
Netizens yakin bahwa ini adalah kejadian yang sengaja dilakukan.