
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Sixteen tahun setelah debut sebagai vokalis utama Sistar, Hyolyn menyatakan bahwa dia tidak merasa perlu untuk mengubah dirinya lagi. Sebaliknya, dengan EP keempatnya 'OriginaLyn', penyanyi ini memilih untuk melepaskan lapisan-lapisan yang telah dibangun selama bertahun-tahun dan kembali menjadi artis yang dia jalani sebelum konsep, ekspektasi, dan label hadir. Album tujuh lagu ini, yang merupakan rilis fisik pertamanya dalam empat tahun sejak 'Ice' pada 2022, mengunjungi kembali musik yang pertama kali menginspirasinya sambil menginternalisasi kepercayaan diri yang telah diperolehnya.
Hyolyn menjelaskan bahwa dia ingin 'OriginaLyn' menjadi refleksi dari dirinya yang sebenarnya, bukan karakter yang dibangun sekitar musik. Dalam sebuah wawancara dengan reporter, dia mengungkapkan bahwa dia merasa telah bereksperimen dengan banyak genre berbeda sebagai artis solo dan selalu merasa seperti sedang memasukkan dirinya ke dalam mood atau konsep yang berbeda untuk setiap lagu. Namun, kali ini, dia memutuskan untuk kembali ke dirinya yang asli dan meninggalkan keinginan untuk menambahkan lebih banyak lapisan.
Realisasi ini membawa Hyolyn kepada 'OriginaLyn', sebuah judul yang menggabungkan kata 'original' dengan namanya. Trek utama 'ChecK' langsung mengingatkannya pada musik yang dia cintai saat masih trainee, mengambil inspirasi dari artis pop dan R&B awal 2000-an yang pertama kali memicu mimpi menjadi penyanyi. Dia mengatakan bahwa artis-artis seperti Justin Timberlake, Britney Spears, Destiny's Child, Usher, Missy Elliott, dan Sisqo memiliki pengaruh besar dalam membentuk album ini.
Hyolyn juga menyebutkan bahwa dia tidak sering mendengarkan musik karena cenderung menganalisis terlalu banyak, tetapi belakangan ini dia menemukan dirinya kembali mendengarkan lagu-lagu lama. Setiap kali dia mendengarkan, dia teringat betapa gembiranya dia saat itu dan terinspirasi untuk membentuk album sekitar nostalgia. Ini juga mempengaruhi desain fisik album, di mana dia memilih kemasan yang terinspirasi dari vinil untuk memperkuat atmosfer vintage yang diinginkan.
Keinginannya untuk memasuki wilayah yang belum pernah dia lakukan sebelumnya juga terlihat dalam musik itu sendiri. 'ChecK' menampilkan lirik yang sebagian besar berbahasa Inggris, keputusan yang Hyolyn gambarkan sebagai menantang tetapi menyebabkan dia bersemangat. Dia memahami mengapa beberapa orang mungkin berpikir bahwa harus lebih banyak lirik berbahasa Korea dalam K-pop, tetapi keputusannya didorong oleh cinta yang diterima K-pop secara global dan keinginannya untuk berkomunikasi dengan penggemar internasional melalui musik dengan cara yang lebih alami.
Mengenai 'OriginaLyn', Hyolyn mengungkapkan bahwa album ini akhirnya menjadi tentang koneksi kembali dengan mimpi yang pernah dia miliki sebelum debut, bukan tentang kembali ke Sistar atau merekayasa kembali masa lalu. Dia ingin mengingat kembali awal mula dan terhubung dengan penggemarnya melalui perjalanan musik baru ini. Melalui 'OriginaLyn', Hyolyn berharap pendengar dapat melihat EP barunya bukan hanya sebagai comeback, tetapi sebagai pernyataan yang jelas tentang identitas musiknya sendiri.
Hyolyn telah menuangkan banyak cinta dan perhatian ke dalam album ini. Baik itu sukses secara komersial atau tidak, dia sudah merasa puas karena merasa itu dengan jelas menandai identitas musiknya. Dia berharap album ini dapat menunjukkan kepada pendengar bahwa ini adalah jenis musik yangHyolyn cintai dan masih cintai untuk dibuat. Dengan 'OriginaLyn', Hyolyn membuktikan bahwa dia masih memiliki banyak untuk ditawarkan sebagai artis dan bahwa dia tidak takut untuk mengambil risiko dan mencoba hal-hal baru.
Perjalanan Hyolyn sebagai artis telah membawanya ke berbagai titik, dari menjadi vokalis utama Sistar hingga melahirkan 'OriginaLyn'. Setiap langkah dalam perjalanannya membentuknya menjadi artis yang unik dan dinamis, selalu mencari untuk mengembangkan diri dan bereksperimen dengan musik. 'OriginaLyn' adalah refleksi dari perjalanan ini, menggabungkan nostalgia dengan kepercayaan diri yang diperoleh selama bertahun-tahun, serta keinginan untuk tetap berinovasi dan berhubungan dengan audiensnya.
Melalui 'OriginaLyn', Hyolyn mengajak pendengarnya untuk melakukan perjalanan musik yang sama seperti yang dia lakukan. Dengan setiap lagu, dia membuka jendela ke dalam proses kreatifnya, menunjukkan bagaimana dia mempertahankan semangat dan keaslian dalam setiap catatan yang dibuatnya. Ini bukan hanya sebuah album, melainkan pengalaman yang menawarkan nostalgia dan kegembiraan, memperkuat ikatan antara Hyolyn dan penggemarnya.
Hyolyn, vokalis utama Sistar, merilis EP keempatnya 'OriginaLyn' yang menghidupkan kembali nostalgia Y2K dan menunjukkan identitas musiknya sebagai artis.