
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Seorang idola K-Pop telah terlibat dalam rumor bullying selama masa sekolah, menyebabkan guru pengajar merespons. Pada awalnya, warga internet mengklaim di media sosial bahwa anggota grup RESCENE, Woni, adalah seorang pelaku bullying selama masa SMP, namun postingan tersebut kemudian dihapus.
Guru pengajar kelas 2 dan 3 SMP yang dipegang Woni menyuarakan pendapat mengenai Woni. Guru tersebut membagikan album lulusan Woni, tanda tangan Woni, surat-surat yang ditulis Woni saat masih sebagai siswa, serta foto-foto penampilan Woni dalam sebuah karya tulis. Guru juga mengungkapkan pesan-pesan yang diirim oleh pengajar yang pernah mengajar Woni, mempertahankan bahwa Woni memiliki reputasi yang baik di masa lalu.
Pengajar guru Woni di SMP berbagi foto Woni saat pernah menginisiasi kampanye pencegahan kekerasan sekolah. Selain itu, pengajar juga mengeungkapkan bahwa siswa yang berada di foto tersebut memiliki hubungan yang sangat dekat dengan setiap orang, dan kebanyakan dari mereka memilih untuk mengadakan liburan bersama pada bulan Februari tahun 2024. Menurut pengajar, hal ini menunjukkan bahwa Woni memiliki hubungan yang sangat baik dengan teman-temannya.
Para pengajar yang menyaksikan kemajuan Woni dalam masa pendidikan mengungkapkan perasaan bangga mereka atas kemajuan yang telah dicapai oleh Woni. Mereka membandingkannya dengan siswa lain yang memenuhi kriteria sebagai siswa yang berbakat, namun Woni memiliki kualitas yang lebih tinggi, bahkan dengan skor di atas rata-rata.
Berikut adalah kutipan pernyataan dari guru yang dipilih untuk memberi klarifikasi atas perihal rumor yang pernah memburuk reputasinya:
"Saya merasa sangat bangga dengan kemajuan yang telah dicapai oleh Woni, terutama karena kualitasnya yang sangat baik selama masa sekolah. Saya ingin mengakui bahwa meski Woni memiliki reputasi yang baik, namun saya merasa bahwa ada hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan. Saya berharap semoga Woni dapat kembali ke jalan yang benar dan terus meningkatkan kemampuannya."
Guru pengajar ini mengharapkan bahwa Woni dapat kembali ke jalan yang benar dan terus mengembangkan potensinya. Sebagai pengajar, ia berharap dapat menyaksikan kemajuan yang lebih jauh yang akan dicapai oleh Woni nantinya.
Idola K-Pop terbitkan di tengah rumor bullying selama masa sekolah, membuat guru pengajarnya merespons.