
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Hybe, salah satu agensi besar K-pop di dunia, kembali berlabuh di tengah kontroversi yang melibatkan para artisnya. Kabar bahwa Hybe mungkin mengalami masalah struktur antarlabelnya muncul kembali, tetapi ada yang mengatakan bahwa ini hanya peristiwa wajah baru dari permasalahan yang sifatnya menyuarakan tentang industri musik K-pop yang makin menantang.
Pada bulan Februari, member Katseye yang bernama Manon mengumumkan masa istirahat yang tidak terbatas, sehingga para penggemar menjadi terdorong untuk berkhawatir tentang masa depannya bersama grup. Sementara itu, mantan member Enhypen, Heeseung, tiba-tiba berhenti bergabung dengan grup sebelum secara cepat debut sebagai solois dengan nama Evan, mengagetkan seluruh penggemar, sementara Chaewon dan Moka dari Le Sserafim dan Illit untuk sementara waktu mengundurkan diri dari kegiatan karena masalah kesehatan.
Pengamat industri ini dengan cepat menolak untuk memandang bahwa masalah yang dialami oleh Hybe mengungkapkan masalah fundamental yang berkaitan dengan struktur antarlabelnya. Sebaliknya, mereka berpendapat bahwa penyebaran K-pop yang makin global dan ekspresi karier yang bervariasi dari artis-artis membuat peristiwa ini lebih tampak di permukaan.
Tak hanya itu, banyak kasus serupa telah muncul di luar Hybe. Pada hari Senin, YG Entertainment mengumumkan bahwa anggota Treasure, Junkyu, akan secara singkat menangguhkan kegiatannya untuk menghabiskan waktu bersantai dan beristirahat karena mengalami masalah kesehatan dan menemukan konsensus dengan para personil lainnya.
Penasihat musik Jo Hye-lim berpendapat bahwa manfaat dari masa haidus ini lebih terlihat berkembang karena keterlambatan dari berbagai jadwal kegiatan di dunia yang makin global. Dia juga mengatakan bahwa kasus Heeseung lebih berkaitan dengan kemandirian artistik dalam mencari identitas musikal.
"Masalah ini berbeda dengan kelelahan yang disebabkan oleh beban pekerjaan yang meningkat," kata dia.
Sebaliknya, musikus Korea Lim Hee-yun menjelaskan bahwa perubahan-perubahan ini lebih melibatkan cara para selebriti bangun karier di masa kini.
"Tidak lagi seperti era di mana artis memberikan seluruh sesuatu kepada perusahaan dan menjadi terikat pada komitmen yang terus-menerus," dia mengatakan.
Para kritikus juga berpendapat bahwa hal ini merupakan perubahan dalam industri musik K-pop sebagai suatu fenomena.
Bagi para musisi yang mulai membangun karier di umur remaja, kemudian debut dan setahun-dua tahun kemudian mungkin mulai bertanya-tanya apakah ini sebenarnya adalah profesi yang dipilih mereka.
Kritikus ini juga mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan sekarang mulai memahami kebutuhan dan keadilan dengan mengutamakan kesehatan terlebih dahulu, bukannya terus-menerus mendesak untuk menyelesaikan jadwal yang makin menambah beban pekerjaan.
Perusahaan-perusahaan besar, terutama yang beragam dalam industri, dapat memberikan lebih banyak pandangan.
Kritikus menyebut bahwa Hybe dengan jumlah grup yang jauh lebih banyak akan lebih tampak dalam konteks kejadian, karena semakin banyak kelompok yang bekerja bersama.
"Tidak ada yang memandang ini sebagai masalah struktur, tapi perusahaan ini memiliki beberapa grup yang diikuti oleh lebih banyak permasalahan."
Perubahan dalam industri K-pop lebih mempengaruhi kehadiran selebriti dan pengembangan mereka dalam hal keberlanjutan dalam karir, keamanan pribadi dan kesehatan yang terus terancam.
Oleh karena itu, Hybe tidak hanya mengalami masalah ini, tetapi juga merupakan suatu tanda dari era baru dalam industri musik K-pop di mana artist-artis mulai mendedikasikan diri kepada diri sendiri.
"Kami mulai menyadari bahwa kehidupan ini bukanlah hal yang tak terlepas dari keadaan ini," dia mengatakan.
Ini menandai kini para artis dan fansnya lebih memahami kebutuhan dan kehadiran mereka.
Bersama ini, K-pop bergerak pada arah baru.
Nampaknya kehadiran selebriti telah berubah secara signifikan dalam era K-pop.
Selain itu, peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik akan memberikan dampak pada cara artis berinteraksi dengan para penggemar.
"Makin banyak yang muncul, maka makin sulit untuk mencapai kesetaraan dalam hal karir dan pengakuan," kata musisi ini.
Berikut beberapa informasi yang berkaitan dengan Hybe dan K-pop:
Katseye.
Enhypen.
Le S serafim.
Treasure.
K-pop.
Seungyoun dari Red Velvet.
Katzye.
Enhypen.
Muka.
Katseye.
Enhypen.
Daesung.
Seungyoun.
Pengamat ini mengklarifikasi mengenai keadaan artis di bawah label Hybe dengan mengatakan bahwa kasus ini bukan tentang bagaimana struktur labelnya berpengaruh tetapi bagaimana artis di dalamnya memandang identitas masing-masing sebagai sesuatu yang lebih penting dalam dunia yang makin kompleks.
Kabar tentang Kontroversi Artis di Balik Bursa K-pop yang Membuat Hybe Terduduk