counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Mengungkap Dugaan Min Hee Jin Melanggar Kontrak NewJeans

05 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Mengungkap Dugaan Min Hee Jin Melanggar Kontrak NewJeans

Nama Min Hee Jin muncul di tengah-tengah kontroversi yang melibatkan grup musik NewJeans setelah ditemukan adanya dugaan pelanggaran kontrak.

Menurut laporan, Min Hee Jin, bekas CEO ADOR, dituduh terlibat dalam usaha merintangati staf label dari melihat penampilan grup musik NewJeans di ComplexCon Hong Kong.

Rujukan ini menambahkan bahwa Min telah terlibat dalam perencanaan penampilan tersebut, termasuk foto profil baru dari anggota NewJeans di bawah merek 'NJZ' dan gaya pribadi di atas panggung, serta rekaman lagu asli baru.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Min meminta keterlibatan yang sangat tertutup selama proses perencanaan tampilan penampilan.

Menurut laporan, perencanaan tersebut kemudian dibagikan dengan panitia ComplexCon.

Menghadapi krisis kontrak, rujukan itu mengemukakan bahwa panitia tersebut memanggil Min untuk meminta klarifikasi.

Beberapa orang yang terkait dalam proses perundingan mengklaim bahwa panitia tersebut mengancam menyebarkan foto dan rekaman mereka kepada pihak berwenang Hong Kong.

Dengan demikian, staf label ADOR diundang hadir untuk menghadirkan bukti-bukti di peradilan.

Mereka diundang untuk menghadirkan bukti kejahatan pada 1 Juli, dan mereka tiba di Hong Kong pada 4 Juli setelah menerima perintah khusus dari panitianya yang berkaitan dengan penampilan musik, yang dikelompokkan sebagai bagian dari perencanaan perayaan kemenangan mereka, NewJeans.

Sejalan dengan usulan tersebut, Min dan panitia itu mengatur perbincangan di tengah sengitnya kontroversi tersebut.

Pada saat yang sama, dugaan kekerasan diperkirakan telah terjadi di lapangan, ketika para petugas staf label ADOR dituduh menerobos perbincangan.

Kisah ini berawal ketika para anggota NewJeans di Hong Kong mengalami krisis dalam memutuskan apakah mereka mengikuti perayaan itu atau tidak, dan pada akhirnya mereka akhirnya memutuskan untuk menolaknya.

Selanjutnya, ketika mereka mencoba menghubungi CEO staf label mereka, keadaan itu memunculkan saksi-saksi peristiwa tersebut.

Rujukan ini mengemukakan bahwa mereka mendengar bahwa CEO itu telah membawa tim legal untuk menghadirkan bukti-bukti dan memberitahukan semua itu kepada para anggota grup musik di lapangan.

Tapi, para anggota tersebut dengan cepat meratifikasi rencana perayaan itu, yang pada akhirnya membuktikan bahwa mereka tidak memiliki niat untuk pergi.

Ia mengklaim bahwa mereka hanya ingin mencari kesempatan melibatkan diri dalam perayaan tersebut dan mencoba menghubungi CEO staf label mereka untuk mengetahui apakah itu adalah kesempatan yang patut diduga.

Menurutnya, mereka juga mencoba menghubungi CEO staf label tersebut untuk mengetahui apakah itu adalah kesempatan yang patut dianggap kecil.

Rujukan ini mengemukakan bahwa mereka juga berbicara dengan teman-teman mereka di lapangan.

Berharap untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang situasi itu, dan setelah itu mereka pun memutuskan untuk tidak melibatkan diri mereka dalam perayaan tersebut pada tahun ini.

Misal saja, jika mereka mencoba menghubungi CEO staf label mereka, mereka kemudian akan mencari informasi tambahan untuk memastikan apakah perayaan itu patut diduga akan terjadi.

Rujukan ini mengemukakan bahwa mereka juga menemukan adanya beberapa saksi-saksi yang menggambarkan perayaan itu sebagai sesuatu yang tidak perlu.

Jadi, ketika para petugas staf label ADOR membawa bukti-bukti untuk hadir di peradilan, situasinya pun akhirnya terungkap.

Menurut rujukan ini, para petugas staf tersebut telah berbicara dengan teman-teman mereka di lapangan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang situasi itu.

Mereka kemudian menggabungkan itu dengan apa yang mereka ingat tentang situasi tersebut.

Pada kenyataannya, keempat staf dari label itu mengemukakan di peradilan bahwa Min telah menuduh mereka mencoba menghalang-halangi acara tersebut.

Selain itu, beberapa warga negara Hong Kong pun mengatakan bahwa mereka tidak merasa nyaman dengan acara perayaan tersebut.

Mereka mengatakan bahwa mereka tidak akan melibatkan diri mereka dalam acara tersebut.

Bagi mereka, ada alasan yang lebih baik untuk memilih tidak melibatkan diri.

Rujukan ini juga mengemukakan bahwa mereka mengatakan tidak akan terlibat dalam acara tersebut sampai mereka mendapatkan pernyataan dari Min yang menyangkal dugaan pelanggaran kontrak.

Mungkin juga ada yang tidak terkejar oleh saksi-saksi.

Jika ini yang telah terjadi, maka sejarah kekerasan dan penipuan kontrak di antara artis dan label musik telah terbongkar di muka umum.

Bagi para pekerja yang terlibat dalam proses tersebut, dugaan kekerasan dan penipuan kontrak ini akan memberikan inspirasi bagi mereka untuk terus berjuang untuk memenangkan apa yang mereka percayai.

Ringkasan

Dugaan kekerasan dan penipuan kontrak

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru