
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Noah Kahan, seorang musisi Amerika, telah mengkritik pemerintah AS atas keputusannya untuk menggunakan lagu barunya, "American Cars", dalam video promosi presiden Donald Trump. Keputusan ini diambil setelah White House mengunggah video promosi yang menampilkan foto-foto presiden saat berkunjung ke lapangan uji coba flagship General Motors di Michigan.
Noah Kahan mengekspresikan kekecewaannya atas keputusan pemerintah dengan menulis "Saya akan selalu menentang kegunaan lagu-lagu saya untuk mendukung pemerintah Trump".
Peristiwa ini bukanlah hal baru, karena pemerintah AS telah beberapa kali menggunakan lagu-lagu artis populer tanpa izin untuk mendukung kebijakan mereka.
Hal ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat tentang hak cipta dan kebebasan berekspresi. Musik memiliki peran penting dalam mempengaruhi opini masyarakat dan keputusan pemerintah.
Dengan demikian, keputusan pemerintah AS untuk menggunakan lagu Noah Kahan dalam video promosi presiden Trump menunjukkan bahwa pemerintah masih belum memahami nilai-nilai kebebasan berekspresi dan hak cipta.
Kronologi peristiwa ini adalah sebagai berikut:
Noah Kahan mengekspresikan kekecewaannya atas keputusan pemerintah dengan menulis "Saya akan selalu menentang kegunaan lagu-lagu saya untuk mendukung pemerintah Trump".
White House mengunggah video promosi yang menampilkan foto-foto presiden saat berkunjung ke lapangan uji coba flagship General Motors di Michigan.
Noah Kahan mengutip salah satu kontroversi lainnya yaitu "I am deeply appalled and angry to see 'Firework' used on the White House TikTok account as a backing track for video footage of military strikes," atau "Saya sangat terkejut dan marah untuk melihat 'Firework' digunakan sebagai latar belakang video militer pada account TikTok Pemerintah AS".
Artis-artis lainnya seperti Katy Perry, Ariana Grande dan beberapa artis lainnya juga mengekspresikan kekecewaannya atas keputusan pemerintah.
Terakhir, kontroversi ini menunjukkan bahwa pemerintah AS masih perlu memahami nilai-nilai kebebasan berekspresi dan hak cipta.
Pemerintah AS digunakan oleh Noah Kahan untuk membuat video promosi presiden Donald Trump