counter free hit invisible
Kembali ke Beranda

Sutradara Netflix Bandingkan Reuni BTS dengan 'The Odyssey' Karya Homer

02 Juli 2026
5 menit baca
Redaksi musik.proAktif.id
Sutradara Netflix Bandingkan Reuni BTS dengan 'The Odyssey' Karya Homer

Bao Nguyen, sutradara dokumenter Netflix 'BTS: The Return', membandingkan masa hiatus dan reuni BTS dengan karya Homer 'The Odyssey', menggambarkan kembalinya grup sebagai perjalanan modern yang dipengaruhi oleh perpisahan, kerinduan, dan kepulangan. Dalam wawancara yang direkam dan ditayangkan pada Konferensi Interdisiplin Global BTS ke-5 di Jeonju, Provinsi Jeolla Utara, Nguyen mengatakan bahwa perbandingan ini pertama kali terlintas dalam pikirannya ketika menyaksikan BTS tampil di SoFi Stadium pada tahun 2021, sebelum anggota grup memulai wajib militernya.

Nguyen menjelaskan bahwa BTS mengingatkannya pada Odysseus yang akan pergi berperang, dan Army (penggemar BTS) seperti Penelope yang merindukan kepulangan mereka. Ia juga menekankan bahwa 'The Odyssey' tidak dimaksudkan sebagai alat bercerita secara harfiah, melainkan sebagai kerangka konseptual untuk memahami dimensi emosional dan mitos di balik reuni grup tersebut.

Nguyen, seorang pembuat film keturunan Vietnam-Amerika, menuturkan bahwa percakapan dengan anggota BTS lebih memperkaya dokumenter tersebut, termasuk refleksi RM tentang Chronos dan Kairos, dua konsep waktu dalam falsafah Yunani. Kutipan RM tersebut membantu Nguyen memahami bahasa film secara lebih baik dan memulai diskusi lebih lanjut dengan anggota grup tentang 'The Odyssey' dan paralel-paralel yang ada.

Nguyen menyatakan bahwa ia sengaja menghindari penyajian BTS melalui lensa penjelasan untuk audiens Barat. Sebagai pembuat film, ia berusaha untuk menjadi pengamat dan tidak mendefinisikan hal-hal secara tidak perlu. Ia terinspirasi oleh gagasan penyair Vietnam-Amerika, Ocean Vuong, untuk menciptakan karya 'bukan tentang orang, melainkan bersama orang', sehingga anggota grup dapat mempengaruhi bagaimana mereka digambarkan di layar.

Dokumenter tersebut mencakup adegan-adegan yang dipilih bersama anggota grup, seperti Jin bermain tenis dan RM mengunjungi museum, hingga Jungkook menghabiskan waktu dengan anjingnya, Bam. Nguyen menjelaskan bahwa momen-momen tersebut dimaksudkan untuk menampilkan BTS tidak hanya sebagai fenomena global, melainkan juga sebagai tujuh individu dengan kepribadian dan perspektif yang unik.

Nguyen hadir sebagai pembicara dalam Konferensi Interdisiplin Global BTS ke-5, yang dibuka di Universitas Nasional Jeonbuk dengan tema 'Hallyu Generasi Berikutnya & BTS'. Konferensi ini menghadirkan sekitar 50 sarjana dari 10 negara untuk mempelajari BTS, budaya penggemar, dan masa depan Gelombang Korea.

Perbandingan antara reuni BTS dan 'The Odyssey' menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana peristiwa ini dapat dipahami dalam konteks budaya yang lebih luas. Dalam 'The Odyssey', kepulangan Odysseus ke rumahnya setelah perang Troya merupakan simbol kepulangan ke tanah air dan keluarga. Dalam konteks BTS, reuni mereka dapat dilihat sebagai kepulangan ke panggung musik dan komunitas penggemar setelah absen karena wajib militer.

Reaksi penggemar terhadap reuni BTS menunjukkan betapa dalamnya ikatan antara grup dan penggemarnya. Penggemar BTS, yang dikenal sebagai Army, telah menunjukkan loyalitas dan dedikasi yang luar biasa terhadap grup sejak awal debut mereka. Reaksi ini tidak hanya mencerminkan popularitas BTS, tetapi juga dampak emosional yang mereka miliki terhadap penggemar mereka.

Dalam konteks industri musik, reuni BTS dapat dilihat sebagai contoh bagaimana grup K-pop dapat mempertahankan popularitas dan loyalitas penggemar bahkan setelah absen untuk waktu yang lama. Ini juga menunjukkan bagaimana grup dapat menggunakan strategi pemasaran dan promosi yang efektif untuk membangkitkan anticipasi dan eksitasi sebelum kembalinya mereka ke industri musik.

Ringkasan

Bao Nguyen, sutradara dokumenter Netflix 'BTS: The Return', membandingkan masa hiatus dan reuni BTS dengan karya Homer 'The Odyssey', menggambarkan kembalinya grup sebagai perjalanan modern yang dipengaruhi oleh perpisahan, kerinduan, dan kepulangan.

Bagikan Artikel

Salin Tautan

Berita Terbaru