
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Bayangin deh, apa hubungannya Missy Elliott, Pantera, 21 Savage, En Vogue, sama Camila Cabello? Ternyata, mereka semua pernah dibimbing dan diluncurkan karirnya sama Sylvia Rhone! Nah, berita hebohnya, Ibu Sylvia ini baru aja umumkan pamit dari Epic Records, tempat dia jadi presiden dari 2014 dan CEO dari 2019.
Sylvia Rhone itu bukan kaleng-kaleng, guys. Dia cewek kulit hitam pertama yang pimpin major label, getol banget memperjuangkan keberagaman di industri musik, dan berjasa banget buat karir banyak rapper cewek, dari Missy Elliott sampe Nicki Minaj. Gokil abis!
Nggak pernah ngeremehin pengaruh musik kulit hitam, Sylvia Rhone selalu promosiin musisi kulit berwarna sepanjang karirnya. Dia selalu menekankan pentingnya pengembangan artis dan kurasi bakat di major label. Bahkan di tahun 2018, dia pernah bilang gini, "Kita harus jeli banget kurasi konten urban dan hip-hop biar kualitasnya terus naik dan dampaknya signifikan." Soalnya, menurutnya, kalo nggak hati-hati, esensi musik yang udah dibangun dari tahun 80-an bisa luntur. "Gue mulai di hip-hop dari hati, tapi sekarang semua serba analitis. Ini turning point penting!"
Dalam memo internal ke staf Epic yang bocor ke Rolling Stone, Rhone nulis, "Gue beruntung banget bisa kerja sama musisi paling brilian dan berpengaruh sepanjang sejarah musik rekaman. Dan gue sadar, kalo kita salurin kekuatan dan kreativitas buat visi yang sama, dan kolaborasi sama artis yang juga gitu, kita bisa ciptain musik yang merefleksikan dunia kita, mempertanyakan asumsi kita, dan membangkitkan semangat kita." Keren banget, kan?
Perjalanan karir Sylvia Rhone di industri musik dimulai dari 1974, pas dia jadi sekretaris di Buddha Records. Di sana, ada Gladys Knight and the Pips yang meledak. Tahun 1986, Rhone jadi wakil presiden Atlantic. Empat tahun kemudian, dia jadi CEO dan presiden EastWest label, dan jadi cewek kulit hitam pertama yang pimpin perusahaan rekaman besar! Di sana, dia kerja bareng En Vogue, Gerald Levert, Dream Theater, dan The Rembrandts.
Tahun 1994, Rhone jadi chair dan CEO Elektra Entertainment Group, dan kerja bareng Missy Elliott, Busta Rhymes, dan banyak lagi. "Dari intensitas Pantera sampe jiwa improvisasi Phish, dari kebenaran Tracy Chapman dan jiwa Anita Baker sampe vokal dahsyat Tamia, semua artis berkembang dengan frekuensi mereka sendiri," tulis Rhone. Third Eye Blind, Yolanda Adams, Silk, Ol' Dirty Bastard, Gerald LeVert, Keith Sweat, Natalie Merchant, The Cure, Björk, Staind, Better Than Ezra, The Afghan Whigs, dan Jason Mraz juga nemuin rumah mereka di keluarga musiknya, dan ciptain momen yang lebih dari sekadar hiburan.
Rhone lalu naik jadi presiden Universal Motown dan lanjut jadi chairman Universal Motown Records group. Berkat deal sama Cash Money, dia ngebentuk generasi baru hip-hop, termasuk Lil Wayne, Drake, dan Nicki Minaj. Rhone kemudian pindah ke Epic, awalnya jadi presiden, lalu CEO. Katanya, "Dari Travis Scott, Future, dan 21 Savage, sampe Meghan Trainor, Tyla, dan Madison Beer, Zara Larsson, Giveon, dan Mariah the Scientist, Q-Tip, Andre 3000, dan almarhum Ozzy Osbourne... Artis Epic berkembang lewat kampanye yang menghormati suara dan tujuan unik mereka."
Tahun 2019, Rhone dapet gelar doktor kehormatan dari Berklee College of Music atas prestasinya di industri musik. Rob Stringer, chairman Sony Music Group, bilang, "Perjalanan karirnya lebih dari sekadar daftar pencapaian. Di industri yang terus berubah, Sylvia selalu adaptasi dan merangkul perubahan. Dia eksekutif yang merintis jalan dengan latar belakang yang luar biasa dan komitmen yang nggak goyah buat dukung artis."
Intinya, Sylvia Rhone itu legend! Semoga sukses terus buat karirnya ke depan!
Setelah 4 dekade berkarya, eksekutif legendaris Sylvia Rhone, cewek pertama yang pimpin major label, akhirnya cabut dari Epic Records. Dia berjasa banget buat karir Missy Elliott, Tracy Chapman, Brandy, dan banyak lagi!