
Penilaian Kritik Terhadap J-Hope dan RM dari BTS
Netizen tidak senang dengan komentar-komentar yang diberikan

Phish terus mengekspresikan diri sebagai salah satu band paling inovatif di dunia musik rock yang kreatif dan berpengetahuan dalam hal improvisasi, yang tercermin dalam konser-konser fantastis mereka pada musim panas ini. Setelah sukses menggelar lima konser di Madison Square Garden terakhir bulan lalu, band ini kembali menyajikan penampilan yang luar biasa di Fenway Park di Boston dengan lagu 'Melt the Guns' yang tidak dimainkan sama sekali selama 35 tahun.
Konser berlangsung dengan semangat yang luar biasa, sebagai bagian dari tur musim panas yang masih berjalan dengan cerita 'Melt the Guns' sebagai salah satu 'bust outs' paling besar yang pernah dimainkan Phish dalam sejarah karir mereka. Tiga tahun lalu, lagu ini tidak dimainkan setelah lebih dari dua dekade sejak pertama kali dimainkan pada konser di New York.
Lagu ini menjadi salah satu 'Melt the Guns' yang telah direncanakan sebelumnya oleh Phil Shulman dan Andy Partridge dari grup musik XTC di tahun 1982. 'Melt the Guns' pertama kalinya dimainkan pada konser tahun itu, dan pada saat itu, lagu ini dipertaruhkan terhadap lagu yang sangat populer dari grup musik New Order 'True Faith' yang kemudian dipakai sebagai lagu tema untuk serial TV 'Black Mirror'.
Perlu diingat bahwa 'Melt the Guns' juga dimainkan di acara televisi 'Top of the Pops' pada tahun 1983 di mana lagu ini mendapatkan tanggapan positif dan dipuji sebagai lagu terbaik dari XTC.
Sejak itu, tidak ada yang tahu lagi bagaimana 'Melt the Guns' sebenarnya diubah oleh Phil Shulman, karena lagu ini tidak pernah dipertaruhkan lagi kecuali dalam bentuk yang dimainkan Phish pada konser di Fenway Park. Lagu ini menjadi satu-satunya lagu dari grup musik XTC yang pernah dipertahankan dengan keaslian dari Phil Shulman.
Hal ini menambahkan nilai penting bagi Phish dalam menelurkan ide-ide dan inovasi yang dapat membuat lagu-lagu ini semakin mendekati ke aslinya. Hal ini membuktikan Phish sebagai salah satu dari sedikit grup musik yang masih mampu menunjukkan keahliannya dalam memainkan lagu 'Melt the Guns'.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Phish masih relevan dalam komunitas musik rock modern sekarang ini. Lagu-lagu hebat dari Phish akan selalu menjadi inspiratif bagi para pecinta musik rock dan grup musik lainnya untuk terus berkembang dan berinovasi.
Fenway Park akan kembali menyajikan penampilan fantastis oleh Phish dan para pekerja dan penduduk setempat juga turut menikmati kesempatan untuk mendengarkan 'Melt the Guns' secara berbeda dengan cara yang menakjubkan
Apapun yang akan terjadi pada masa depan, Phish akan terus menjadi salah satu grup musik favorit dan inspiratif bagi para pecinta musik rock di seluruh dunia.
Kesemua kejadian ini akan menjadi bagian dalam sejarah Phish yang tidak akan pernah terlupakan dan akan terus menjadi inspirasi bagi generasi-generasi musik mendatang
Hal ini menandakan Phish sebagai salah satu dari sedikit grup musik yang telah mencapai kejayaan dan juga terus memajukan musik rock dan komunitas musik di seluruh dunia
Phish akan berlanjut dengan tour musim panas dan akan tetap menjadi salah satu grup musik yang paling populer dalam beberapa dekade terakhir ini.
'Melt the Guns' kembali menyajikan penampilan dengan cara yang luar biasa.
Hal ini menandakan kejayaan dan kekuatan yang dimiliki oleh Phish sebagai salah satu grup musik legendaris yang pernah ada di dunia musik rock
Tetapkanlah untuk tetap menikmati Phish untuk kejayaannya yang akan terus berkembang dan terus berkembang dan berkembang pada masa yang akan datang
Jam band legendaris Phish kembali menyajikan penampilan yang mengagumkan di Fenway Park dengan lagu 'Melt the Guns' yang tidak dimainkan sejak 1987